REVIEW FILM : BLACK PANTHER (2018)

REVIEW FILM : BLACK PANTHER (2018)

Prolog

Kalian para penggemar film Marvel pastinya sudah tau tentang super hero baru bernama Black Panther. Seperti Marvel biasanya yang memperkenalkan sosok tokoh super hero baru melalui seri Film Marvel lain, dan nantinya akan ada seri film tersendiri unutuk tokoh Super Hero baru tersebut. Awal kemunculan super hero ini ada di film Marvel bejudul Captain America : Civil War (2016), yang diceritakan di dalam film tersebut ayah dari T’Challa yang diperankan oleh Chadwik Boesman yang menjadi tokoh Black Panter mati karena serangan bom saat sedang berpidato. Singkat cerita T’Challa membantu tim Ironman melawan tim Captain America bertujuan untuk membalas dendam atas kematian ayahnya. Kemunculannya pertama kali membuat kesan yang biasa dimata saya, karena sungguh aneh melihat super hero mengenakan kostum berbentuk kucing mirip dengan Cat Women. Namun setelah melihat film Black Panther dengan gaya kemasan Marvel sungguh membuat saya kagum, dan mengeklaim bahwa Black Panther adalah salah satu super hero favorite saya. Dan sepertinya User IMDB setuju dengan penilaian saya dengan memberikan rating positif kepada dilm Black Panther ini.

 

Wakanda

Kemasan dari film Marvel yang tidak seperti biasanya. Di film Black Panther ini mereka mengangkat tokoh super hero dari daerah yang bernama Wakanda, memiliki budaya yang masih dijaga hingga maka kini. Semua penduduknya berkulit hitam, itu tentu saja membuat suatu yang berbeda mengenai rasisme ketika super hero ini muncul. Hal tersebut dapat menghapuskan paham rasisme yang selama ini kita ketahui super hero Marvel berkulit putih. Budaya dan suku pedalaman juga membuat kesan yang dekat dengan kita, sebagai warga Indoensia yang masih memiliki banyak suku-suku..

Di Wakanda terdapat beberapa suku yang terbagi atas dasar kemampuan mereka. Jika dilihat seperti film Divergent series, namun yang membedakan adalah mereka tidak dapat memilih di suku mana mereka akan tinggal. Tiap suku patuh akan Raja yang menduduki tahta di Wakanda, namun mereka tetap memiliki ego untuk menyelamatkan wilayah mereka dari setiap suku. Mereka dapat membedakan mana yang menjadi urusan suku mereka namun masih dibawah kendali sang Raja. Hal itu dibuktikan ketika suku Jabari yang dikepalai M’baku menolak untuk ikut campur urusan perselisihan perebutan tahta kerajaan yang terjadi karena Killmonger datang ke Wakanda.

 

Perebutan Tahta Kerajaan

Kedatangan Killmonger ke Wakanda mengejutkan karena dia datang membawa mayat Klaw, seorang penjahat yang menjadi incaran Black Panther. Killmonger lalu mengaku bahwa dia adalah anak dari paman Black Panther yang telah dibunuh oleh ayah Black Panther. Killmonger mengingkan perebutan tahta atas nama keluarga, dan itu sah karena Killmonger masih satu darah dengan T’Challa. Menurut saya itu benar karena Killmonger membalaskan dendam sang ayah yang seharusnya menduduki tahta kerajaannya sekarang, namun karena mati dibunuh oleh ayah T’Challa dan Killmonger tidak dibawa ke Wakanda sehingga tidak pernah dikenali oleh rakyat Wakanda maka T’Challa lah yang melanjutkan sebagai Raja.

 

Rencana Killmonger

Pertarungan perebutan tahta kerajaan dimenangkan oleh Killmonger. Sikapnya yang sangat arogan ditunjukan dengan membakar semua tanaman Heart-Shaped Herb yang digunakan untuk menambah kekuatan Black Panther. Ini dilakukan karena dia tidak mau ada yang menandingi kekuatannya. Dengan begitu, saya dapat melihat ketakutan Wakanda menjadi nyata ketika orang luar mengetahui kekuatan mereka dan menguasai wilayah Wakanda. Maka dari itu mereka terus menutup diri terhadap dunia luar. Namun, niatan Killmonger bertujuan untuk membantu para kaum yang tertindas diluar Wakanda agar mereka dapat kemerdekaan ialah salah. Dia berencana menjatuhkan kekuasaan elit diluar bertujuan agar mereka dapat mengerti nasib rakyatnya.

Singkatnya T’Challa sang Black Panther berhasil menghentikan niat jahat Killmonger dengan membunuhnya dan Wakanda berada dibawa kendali

Vibranium

Vibranium adalah sumber kekuatan Wakanda, berasal dari batu meteor yang jatuh di daerah Wakanda. Vibranium dikembangkan oleh Wakanda sehingga menjadi sumber teknologi bagi mereka. Baju super hero yang dikenakan oleh raja mereja yaitu Black Panther juga terbuat dari bahan Vibranium. Selain itu ternyata Vibranium sudah dikenal lama oleh orang diluar Wakanda seperti perisai milik Captain America juga terbuat dari Vibranium. Oleh karena itu Klaw sangat mengincar Vibranium untuk dijual karena harganya yang sangat mahal.

Penutup

Itulah beberapa ulasan singkat yang dapat disampaikan. Apabila ada kesalahan kata dan informasi mohon untuk dimaafkan dan apabila bersedia tolong untuk dibenarkan di kolom komentar. Karena kesempurnaan hanya milik Tuhan semata.

Dan kalian pasti sudah hafal dengan scene terakhir yang selalu menjadi ciri khas Marvel. Jadi kalian jangan pergi dulu ya sebelum benar-benar durasi film nya habis. Di scene pertama setelah credit tittle T’Challa mengumumkan untuk berbagi informasi tentang Wakanda yang selama ini bersembunyi di Afrika. Dan di scene kedua, Backy dalam film Captain America : Civil War yang merupakan teman dari Captain Roger berada di Wakanda.

Written by : Yusuf WIcaksana
Penulis merupakan mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta 2014 dan juga merupakan anggota aktif mapun pengurus dari AVIKOM

 

  • No Tags

Leave A Reply Now

Send Us A Message

Your email address will not be published. Required fields are marked *

read more latest blog