Pencahayaan pada
produksi film sangat penting terutama dalam hal membangun mood suasana cerita. Disisi
lain aspek lainnya yang harus diperhatikan adalah bagaimana menerangi frame
sesuai konsep cahaya yang sudah direncanakan sebelumnya. Dalam pencahayaan itu
sendiri setidaknya terdapat beberapa jenis lampu yang biasa digunakan, untuk
lampu yang sering digunakan pada produksi film di Avikom sendiri diantaranya adalah
lampu Kinoflo.
Lampu Kinoflo merupakan lampu berjenis daylight yang memiliki cahaya putih dengan intensitas cahaya yang terang dan memiliki karakteristik cahaya yang menyebar dan soft. Lampu ini terdiri dari empat buah lampu dan memiliki settingan untuk menghidupkan dan mengatur intensitas cahaya. Untuk membahas itu, memalui AVTUR (Avikom Tutorial) ini akan membahas mengenai proses pembuatan lampu Kinoflo yang dapat dibuat sendiri, yuk simak proses pembuatannya!
Bahan yang dibutuhkan :
Impraboard
5mm
Lampu
Neon Hinomaru 4 buah
Terminal
Listrik 1 buah
Kabel
Kaku dan Tebal
Saklar
2 buah
Wadah
Saklar
Steker
1 buah
Mur
dan Baut
Kayu
Panjang
Rangkaian Besi bentuk U
Karet Ban
Lem Aica-Aibon
Engsel Pintu
Kawat
Alat yang digunakan :
Cutter
Meteran
Penggaris
Gunting
Obeng
Bor
Listrik
Tang
Proses Pembuatan :
Step 1 : Membuat Dasaran Kinoflo
Proses
pertama yang dilakukan adalah membuat dasaran untuk lampu dan bandors sebagai
penutup lampu, ukurlah papan impraboard sesuai dengan pola yang sudah
ditentukan menggunakan meteran, pada kali ini kinofo yang dibuat berukuran (130 x 20 x 5 cm).
Kemudian
potong papan impraboard menggunakan cutter, pada landasan lampu ini menggunakan
tiga lapis agar dasaran lebih kuat dan awet.
Pada
dasaran lampu, lem menggunakan lem aica aibon secara berlapis ketiga papan
impraboard yang sudah dipotong, tunggu hingga mengering dan merekat.
Untuk
bandorsnya menggunakan satu lapis papan impraboard dengan ukuran potongan
pertama (A) (130 x 5 cm) dan ukuran potongan
kedua (B) (130 x 10 cm) masing-masing dua buah, lalu potong sesuai pola.
Kemudian
pasanglah masing-masing dua engsel pintu serta mur baut pada pinggiran sisi papan impraboard A
dan B untuk menghubungkan antara potongan pertama (A), potongan kedua (B), dan
dasaran lampu.
Agar
bandors dapat dibuka tutup dengan kaku sesuai
dengan keinginan, pasanglah kawat sejumlah 2 buah dengan panjang (40 cm) pada sambungan potongan A, dasaran lampu,
dan potongan B di papan impraboard.
Dan
dasaran untuk lampu Kinoflo sudah jadi.
Step 2 : Merangkai Lampu Kinoflo
Siapkan
empat buah lampu Kinoflo, kemudian pasanglah terminal kabel ke masing-masing
ujung fitting lampu Kinoflo, lakukan pada lampu Kinoflo lainnya.
Kemudian
siapkan kabel kaku sebagai penyambung antar lampu Kinoflo, kupas ujung kabel
menggunakan tang, lalu sambungkan dari salah satu ujung terminal fitting lampu
ke ujung fitting lampu Kinoflo lainnya. Lakukan juga pada ujung lampu Kino
sebaliknya. (lihat blue print dibawah untuk mengetahui lebih jelas!)
Siapkan
kabel yang cukup tebal dan terdapat empat kabel kecil didalamnya, kemudian
kupas masing-masing kabel, dan pasang pada ujung fitting lampu Kinoflo yang
belum dirangkai, kabel ini berguna sebagai penghantar listrik agar lampu
Kinoflo dapat menyala.
Step 3 : Merangkai Saklar
Siapkan
dua buah saklar dan wadah untuk saklar, kemudian rangkai kabel dengan saklar
sesuai blueprint yang sudah tersedia di bawah, pastikan kabel terpasang dengan
kuat dan tidak menyentuh kabel lainnya. Kemudian tutup kembali wadah saklar
dengan rapat.
Jangan
lupa untuk menyambungkan antara kabel yang sudah terpasang pada saklar dengan steker
lampu agar bisa di colokka ke sumber listrik.
Step 4 : Merangkai Menjadi Satu
Jika semua step diatas sudah dilakukan, tibalah pada step terakhir yakni merangkai menjadi satu, langkah pertama siapkan papan impraboard yang sudah dirangkai. Kemudian pasanglah kayu panjang berukuran (120 cm) sebagai landasan belakang menggunakan mur dan baut.
Kemudian lubangi tengah papan impraboard menggunakan bor listrik hingga tembus pada kayu, lubang ini digunakan sebagai jalur kabel lampu Kinoflo.
Jika sudah lem dua buah ujung lampu dengan karet ban mengelilingi lampu Kinoflo, jangan lupa untuk melakukan pada lampu lainnya, kemudian pasangkan pada papan impraboard sebagai dasaran lampu Kinoflo dengan memasang baut pada karet ban tersebut, dan lampu Kinoflo sudah terpasang dengan rapi dan aman pada dasaran Kinoflo.
Langkah terakhir pasangkan besi berbentuk U pada belakang dasaran lampu Kinoflo menggunakan baut, kemudian pasangkan juga baut panjang sebagai mounting ketika dipasang pada C-Stand.
Dan lampu Kinoflo siap dipakai.
Berikut adalah lampu Kinoflo yang berhasil dibuat,
Link Download Blueprint Lampu Kinoflo ( )
Lampu ini terdiri
dari dua saklar sehingga lampu yang dihasilkan dapat diatur sesuai keinginan,
selain itu lampu ini membutuhkan daya yang tidak terlalu besar serta ringan dan
efisien untuk dibawa dan disimpan. Meskipun memiliki ukuran dan berat yang
lebih kecil dari ukuran lampu Kinoflo aslinya, lampu ini dalam penggunaannya
disarankan menggunakan C-Stand sebagai standart dalam penggunaan lampu besar.
Bagaimana proses
pembuatan lampu Kinoflo ini? Masih ragu dan bingung? Jangan lupa untuk menuliskan
kritikan atau pertanyaan kalian pada kolom komentar dibawah. Nantikan juga
hasil riset lainnya yang ditulis pada artikel AVTUR (Avikom Tutorial) yang
dapat kalian lihat di website ini,
goodbye!
Leave A Reply Now