Naskah dalam sebuah film merupakan bagian yang sangat fundamental. Naskah merupakan dasar dari sebuah film, dengan naskah yang apik maka interpretasi seorang sutradara maupun kru film lainnya menjadi lebih luas. Biasanya kendala bagi seorang penulis naskah adalah terlalu lama dalam merevisi atau mengembangkan naskah. Hal ini bisa terjadi karena kita sebagai seorang penulis naskah kurang efisien dalam memaksimalkan berbagai fitur yang ada dalam software penulis naskah seperti Celtx, Sluglines, atau yang umum digunakan yakni Finaldraft.
Dalam avikom tutorial kali ini, Divisi Litbang Avikom akan membagikan bagaimana trik untuk dapat membantu menulis serta merevisi naskah secara lebih cepat serta memaksimalkan fungsi dar Finaldraft.
1. Custom smart type
Dalam software finaldraft, setiap kita menulis nama karakter atau judul adegan baru, hal itu akan secara otomatis ditambahkan dalam SmartType Finaldraft. Tetapi jika kita mengubah nama karakter atau mengubah lokasi yang berkaitan dengan naskah, akan sedikit menjengkelkan jika format yang diingat oleh smart type muncul terus-menerus.
Untuk mengatasi hal ini kita perlu meng-custom smart type kita. Caranya adalah dengan klik pada kolom Document > SmartType lalu perhatikan daftar nama karakter serat lokasi yang ada. Kemudian kita tinggal mengedit keterangan yang tercatum tersebut sesuai dengan keinginan kita.
Men-custom atau membagun ulang Smart Type berfungsi untuk menjaga files .fdx agar berfungsi dengan baik. Semakin banyak entri yang salah dalam software finaldraft akan menghambat kinerja software dan mungkin menyebabkan crash
2. Menggunakan elemen pop-up menu
Untuk sebagian orang yang belum terbiasa menggunakan Software Final Draft, mereka akan memakan waktu lama untuk menulis script. Karena mereka harus menggunakan mouse untuk mengganti elemen secara manual di toolbar.
Ada cara lebih mudah dalam mengganti elemen yakni dengan menekan Return (Enter) dua kali, hal ini akan memunculkan elemen pop-up menu. Kita hanya perlu menuliskan kata pertama dari element yang ingin digunakan ex. (“S” untuk Scene Heading, “A” untuk Action). Dengan shortcut ini menulis menjadi lebih cepat dan efisien.
3. Menggunakan reformat tool
Sebuah naskah nantinya akan diterima oleh setiap departemen dalam film seperti artistik, kamera, manajer lokasi dan lain sebagainya. Kadangakala dalam membreakdown sebuah naskah, ada beberapa scene yang dilabeli atau dibrekadown secara kurang tepat atau inkonsisten.
Untuk mengatasi hal ini cukup mudah, kita hanya perlu menuju kolom Tools > Reformat. Tool ini berfungsi untuk meng-highlight setiap line yang penting dan kita dapat dengan mudah melabeli line tersebut. Sehingga dengan ini setiap script dapat dengan mudah dipahami serta di brerakdown.
4. Mengedit secara kolektif dalam Finaldraft
Dalam Software Final Draft kita bisa mengedit secara kolektif. Hal ini bisa dilakukan asalkan kita memiliki jaringan internet yang memadai. Mengedit secara kolektif bisa berfungsi agar misalnya produser atau sutradara bisa secara langsung mengkoreksi naskah yang sudah dibuat.
Caranya adalalh dengan menuju kolom collaboration > lengkapi username > pilih file yang akan di edit > enter. Kemudian kita akan mendapatkan kode room finaldraft, kode room ini nanti berfungsi sebagi invitation code bagi orang yang hendak bergabung dalam room finaldraft kita.
Menulis naskah mempunyai seninya tersendiri, dengan memahami fungsi dari setiap tools yang ada dalam software tentunya akan sangat mempermudah kita dalam menulis naskah secara efisien. Sekian Avikom Tutorial kali ini, jika ada pertanyaan maupun tanggapan bisa dituliskan pada kolom komentar. Selamat Menulis!
Leave A Reply Now