Get to Know More About Lighting!
Ngomongin sinematografi, nggak bisa lepas dari seni pencahayaan atau sering kita kenal lighting, nih, Temen-temen tau nggak kalau jenis-jenis cahaya tuh banyak banget? Di dunia film sendiri ada istilah namanya three point of lighting dan penting banget buat dipahamin, yuk simak penjelasannya di bawah ini!

- Natural Lighting:
Menggunakan cahaya alami yang sudah tersedia di lokasi syuting, seperti matahari, bulan, lampu jalanan, lilin, lampu ruangan, dan lainnya. Kondisi dan waktu di lokasi memengaruhi cahaya dari natural lighting, jadi itulah kenapa disebut cahaya alami.
- Key Lighting
Cahaya utama yang menonjolkan subjek atau objek dalam adegan. Dipasang pertama kali dan biasanya menggunakan lampu dengan pancaran cahaya terkuat. Tipsnya hindari memasang key light dekat kamera agar fokus lighting hanya pada subjek.
- Fill Lighting
Mengisi dan menghilangkan bayangan yang diciptakan oleh key lighting. Cahaya fill lebih lembut dan ditempatkan di arah berlawanan dari key light. Fungsi utamanya untuk menambah dimensi dalam adegan dan membantu melihat scene lebih jelas.
- Backlighting
Membuat efek tiga dimensi dengan memisahkan subjek dari background. Dipasang paling terakhir dalam three-point lighting setup. Cahaya backlighting dihadapkan ke subjek dari belakang dan posisinya lebih tinggi.
Sumber: Studiobinder
The Equipment of Lighting
Kira-kira apa aja sih yang sering gaffer gunain buat take konten atau syuting?
1. Lampu Sorot (Spotlights):

Lampu sorot digunakan untuk mengarahkan cahaya secara fokus pada subjek atau area tertentu. Jenis lampu sorot meliputi fresnel, ellipsoidal, dan parabolic reflector.
2. Filter:

Filter digunakan untuk mengubah karakteristik cahaya, seperti warna dan intensitas. Contohnya adalah filter warna (gel) untuk menciptakan efek khusus atau mengatur suhu warna.
3. Reflektor:

Reflektor membantu memantulkan cahaya ke area yang membutuhkan pencahayaan tambahan. Reflektor dapat berbentuk cermin, foil, atau permukaan reflektif lainnya.
4. LED (Light Emitting Diode):

LED semakin populer karena efisiensinya dan kemampuan menghasilkan cahaya dengan berbagai warna dan intensitas. Digunakan untuk pencahayaan umum, efek khusus, dan pencahayaan di lokasi yang sulit dijangkau.
5. Lampion (Paper Lantern):

Lampion sering digunakan untuk menciptakan suasana malam hari yang hangat dan lembut. Cahaya yang terdifusi melalui lapisan kertas memberikan efek yang menarik.
How to Make The Sun Light
Terus penasaran nggak sih gimana cara bikin cahaya matahari tiruan atau “sun light”? Yuk, keep scroll sampai bawah yaaa!

Cara menciptakan cahaya matahari buatan dalam ruangan untuk adegan film ada banyak banget langkahnya, di bawah ini salah satunya:
- Pertama, pakai lampu 300D II dengan godox untuk menciptakan pola tirai di latar belakang.
- Lalu, lampu 300D II lainnya untuk mengangkat suasana ruangan.
- Tempatkan lampu 300D II ketiga sebagai matahari di atas jendela.
- Gunakan opal diffusion dan haze untuk memperhalus cahaya dan menciptakan efek cahaya.
- Gunakan floppy untuk menghalangi cahaya matahari alami dan mengontrol kontras.
- Selanjutnya, gunakan duvetyne untuk menyerap pantulan dari lantai.
- Gunakan lampu buku dengan 300D II dan kain muslin untuk mengisi cahaya secara lembut pada adegan close-up.
- Terakhir bisa pakai floppy 4×4 untuk menambahkan negative fill dan membentuk cahaya.

Selain itu, temen-temen juga bisa nih cobain step-step pakai alat di bawah ini:
1. Standard Reflector:

Gunakan standard reflector yang menghasilkan cahaya kuat dan terarah (hard light). Reflektor ini dapat dikombinasikan dengan aksesoris pendukung lainnya, seperti barn door, untuk mengatur arah cahaya.
2. Softbox:

Softbox adalah aksesoris lampu studio yang mengubah cahaya dari lampu menjadi lebih lembut dan merata. Pancaran cahaya softbox menjangkau area yang luas dan dapat mencerahkan latar belakang foto.
3. Honey Comb:

Honey comb melengkapi penggunaan standard reflector. Bentuknya mirip sarang tawon dan membantu mengarahkan cahaya dengan lebih presisi.
Masih banyak alat lighting yang bisa temen-temen gunakan untuk bikin sunlight, loh, antara lain: Yidoblo, Lampu GVM, Kinoflo, dan juga Godox. Nah, itulah beberapa cara membuat cahaya buatan. Sehabis baca ini, jadi makin tau kan gimana cara bikin cahaya matahari buatan ini? Jangan lupa dipraktikkan yaa!
Artikel ini ditulis oleh Aisyah Khoirunnisa, email: akhasin12@gmail.com

