AVTUR : TUTORIAL EDITING LOCKED ON-STABILIZATION

Spread the love

Dalam dunia editing, para editor menggunakan berbagai macam transisi dan teknik-teknik edit untuk menciptakan efek editing yang baik dan dapat dinikmati oleh penonton. Seiring dengan perkembangannya, muncul teknik-teknik editing baru yang dapat dikombinasikan dengan beberapa tools yang tersedia dalam software edit sehingga menimbukan efek yang bagus. Salah satu teknik edit tersebut adalah “Locked On-Stabilization” yang memerlukan software Adobe After Effectss untuk dapat membuat teknik editing ini.

            Locked On-Stabilization merupakan teknik editing video yang menghasilkan gambar terkunci pada salah satu objek yang di tracking. Pada umumnya, teknik ini biasa digunakan untuk menunjukan fokus objek pada sebuah scene sehingga penonton akan lebih mengetahui pesan yang ingin disampaikan. Oleh karena itu, teknik editing ini berhasil diriset oleh divisi Pelatihan dan Pengembangan tahun ini, dan pada artikel AVTUR (Avikom Tutorial) kali ini akan dibahas mengenai tutorial edit Locked On-Stabilization dengan detail, yuk simak baik-baik tutorialnya!

  • Langkah pertama yang dilakukan adalah membuka software Adobe After Effects dan kemudian import file video yang akan dijadikan sebagai bahan editing, pada tutorial kali ini menggunakan software Adobe After Effectss CC 2019.
  • Selanjutnya adalah tekan menu “Stabilize Motion” pada bar Tracker di Adobe After Effects, apabila tidak terdapat tampilan menu Tracker, tekan menu “Window” kemudian pilih opsi “Tracker”.
  • Setelah menekan menu “Stabilize Motion”, akan muncul Track Point 1 secara otomatis, kemudian kita pindahkan ke salah satu titik objek yang akan dibuat dengan menggunakan “Selection Tools (V)”, ukur Track Point sesuai kebutuhan video. Pada editing kali ini kita akan menempelkan Track Point 1 pada leher objek.
  • Jika sudah menempatkan Track Point pada focus objek yang dituju, kemudian pilih menu “Analyze  Forward” atau gambar segitiga menghadap kanan dan tunggu proses tracking berjalan secara otomatis dan terakhir pilih menu “Apply”. Jika muncul peringatan Motion Tracker Apply Option tekan “Ok”.
  • Stabilize Motion sudah selesai, biasanya pada bagian pinggir frame akan terlihat hitam atau kosong, hal ini dikarenakan frame video juga ikut bergerak mengikuti titik objek yang sudah di Stabilize, untuk mengatasinya kita dapat menggunakan pengaturan “Scale (S)” untuk memperbesar atau memperkecil frame video maupun menggunakan “Rotation (R)” untuk menggeser frame video yang berada pada menu “Transform”.
  • Jika step ke-lima sudah dilakukan, maka hasil video akan menutupi frame yang kosong akibat pergerakan Stabilize Motion, kemudian rendering file project Adobe After Effects apabila sudah selesai.

Tidak hanya itu, terdapat beberapa tips yang dapat kalian coba untuk dapat menghasilkan footage video yang baik dan layak sebagai bahan dalam pembuatan teknik edit Locked On-Stabilization ini, diantaranya :

  1. Gunakan gear tambahan dalam pengambilan footage, seperti Gimbal Stabilizer untuk menghasilkan footage yang smooth dan tidak mengalami guncangan, hal ini akan memudahkan nantinya dalam tracking objek.
  2. Tentukan fokus objek yang akan diedit, untuk memudahkan tracking video pada After Effects, pastikan dalam pengambilan gambar terdapat fokus objek dan terletak di tengah frame, agar hasil editing lebih terasa dan baik.
  3. Dan yang terakhir gunakan kamera dan resolusi terbaik untuk pengambilan gambar, serta berikan headroom dan ruang yang cukup pada objek agar pada saat editing dapat di scale untu menutupi ruang yang hilang dan hasil video tidak pecah.

            Cukup mudah bukan? Jika kalian memiliki pertanyaan atau kritikan jangan lupa untuk menuliskannya pada kolom komentar di bawah. Hasil editing locked on-stabilization pada tutorial kali ini dapat kalian saksikan pada Channel Youtube Avikom. Sekian dulu tutorial Locked On-Stabilization kali ini, jangan lupa untuk melihat tutorial-tutorial lainnya dalam AVTUR yang terdapat di website ini, selamat mencoba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *