Mencari Pahala Melalui Karya

Spread the love

Berkarya bagi kami adalah kewajiban. Apapun rintanganya, kami akan lakukan sekuat tenaga. Tak terkecuali rintangan di bulan ramadhan yang penuh berkah ini. Avikom tetap memproduksi film awal tahunnya yang berjudul “Mengejar Hari”.

Adalah Rizal Risky Adam yang tergerak untuk memproduksi sebuah film awal tahun  bagi para awak kapal Avikom di tahun 2017 ini. Menyongsong hari libur, dirinya dan kawan-kawan lain berupaya untuk mengisi liburan kali ini dengan kegiatan yang lebih produktif, yaitu membuat film. Karya ini ia dedikasikan teruntuk masa kecilnya dahulu yang dirasa kini telah banyak berubah. Sebuah sirkulasi perjalanan yang membuat dirinya tersadar tatkala dunia ini cair, senada dalam dimensi yang tak statis.

Bersama-sama dengan crew yang membantunya, dirinya berupaya menuangkan kegelisahannya kini dalam sebuah karya audiovisual. Bagaimana mungkin di kehidupan yang kita rasa baik-baik saja, timbul buah pikir yang jarang terbesit pula di hati kita, dimana suatu perjalanan dari sebuah masa dengan perubahan hiruk pikuk tiap dimensinya seolah punya makna. “Hidup itu cair, semesta itu bergerak,  realitas itu berubah” ungkapnya lantang ketika dimintai keterangan terkait produksi film kali ini. Sebelumnya dirinya sempat menjadi sutradara juga pada film “Malah Ngalah” yang menjadikannya seorang sutradara yang tak bisa dipandang sebelah mata. Berangkat dari hal-hal sederhana yang ingin ia sampaikan, dirinya mampu membuktikan bahwa sebuah ide akan hanya menjadi ide jika tak lantas tertuangkan dalam sebuah produksi film.

Bertepatan di bulan Ramadhan, tak membuat semangat crew menurun. Dari sejak awal proses shooting, segenap crew memaksimalkan jobdesk masing-masing. Contohnya, Rizal Nugroho yang mengungkapkan bahwa puasa bukanlah halangan demi melaksanakan shooting kali ini. Meski panas dan lelah banyak dari mereka tetap mampu bertahan hingga saat buka tiba. “Bukan soal puasanya, tetapi kegiatan bermakna apa yang telah kita lakukan ketika berpuasa,” lanjut crew artistik tersebut.

Meski film awal tahun ini dapat dikategorikan film dengan produksi yang agak berat. Namun, banyak dari crew film tersebut mengaku perjuangan yang dilakukan sejak 11 Juni hingga hari ke-4 shooting pada 14 juni silam tak sia-sia. Karena mereka telah memaksimalkan tenaga dan pikiran mereka demi produksi film awal tahun ini. Nantinya film ini masih akan memasuki tahap editing hingga layak screening untuk masyarakat luas.

Rizal Risky mengatakan persiapan yang cukup singkat bukan menjadi masalah. Dirinya sebagai sutradara mengaku salut dengan para crew yg udah bantu produksi film “Mengejar Hari”. “Semua sudah melakukan yang terbaik termasuk  para talent. Film ini saya dedikasikan untuk semua yang terlibat didalamnya,” pungkas sang director.

Harapannya ialah tetap untuk memberdayakan awak kapal kami yang haus akan produksi. Tak kenal apapun rintangannya, kami bahkan terus berkarya meskipun di bulan Ramadhan. Dan untuk selanjutnya bagi seluruh sineas film dimanapun berada. Semoga kedepannya film kami ini akan menambah kajian akan film dan nilai sosial yang berusaha sutradara dan kawan-kawan sampaikan. Dont missed it for the release!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *